Rabu tanggal 26 Juli 2023 bertempat di Aula Lantai 3 Kantor Pertanahan Pertanahan Kabupaten Cilacap. telah dilaksanakan Rapat GTRA Dalam Rangka Pembahasan Pelepasan Tanah Sebagian PT. Rumpun Sari Antan (RSA) Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Karsono A. Ptnh, SH,M.Si (Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Cilacap), Himawan, S.H. (Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Cilacap), Eddy Purwanto, S.H, M.H. (Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Cilacap), Direktur Utama PT RSA, serta dinas terkait

Sambutan Kepala Kantor Pertanahan Selaku Ketua Tim Pelaksana Harian Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) menyampaikan bahwa Permasalahan pertanahan yang ada di RSA. PT rumpun sari dimana awalnya mempunyai tanah 1341 ha. Pada tahun 2010 pernah ada kesepakatan dengan masyarakat untuk dilepas dengan ganti rugi kurang lebih 284.9 ha. Pada waktu ada kompensasi 1500 per m2. Akhirnya terhadap yang dilepas diretribusikan kepada rakyat 1541 orang dan waktu itu penyerahan sertifikat di istana bogor. Sisanya di ajukan perpanjangan dan didalamnya masih ada hunian-hunian. Warga masyarakat menuntut kembali untuk dapat diberikan kepada masyarakat terhadap tanah yang dihuni, luasnya kira-kira berdasarkan digitalisasi peta kurang lebih 14,6 ha. Semoga atas kesepakatan hari ini tanah ini bisa bermanfaat bagi semua

Adapun sambutan dari Kasi Datun Kejari Cilacap menyampaikan bahwa dari bertahun-tahun perjalanan panjang akhirnya PT RSA bersedia melepaskan yang tadinya 14,6 menjadi 20 sesuai dengan permintaan masyarakat. Apa yang disampaikan pak andi kami sarankan dari pihak desa menyambut dengan baik. Dan mohon kesediaan dari desa agar bisa membantu persyaratan yang diajukan PT.RSA

Dimungkinkan telah ditemukan kesepakatan antara kedua belah pihak terkait permasalahan pertanahan yang ada di PT RSA (Rumpun Sari Antan) serta Dimungkinkan persyaratan yang diminta oleh Direktur PT. RSA akan segera ditindaklanjuti oleh Kepala Desa setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *