Selasa tanggal 25 Juli 2023 bertempat di Halaman Gedung SUMEKAR Kabupaten Cilacap jalan Jenderal Sudirman No.32 Cilacap. telah dilaksanakan Pemusnahan Barang Kena Cukai llegal (Rokok llegal) oleh Jajaran Forkopimda dan Bea Cukai Cilacap

Acara ini dihadiri oleh Penjabat Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar, Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taufik Nurhidayat, Kajari Cilacap Sunarko, S.H., M.H serta perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap

Dalam sambutannya Pj Bupati Cilacap menyampaikan bahwa Pada hari ini, akan dilakukan pemusnahan barang kena cukai illegal meliputi 827.965 batang rokok dan 20,6 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA). Barang-barang tersebut merupakan barang hasil penindakan hasil kerja sama dan sinergi antara Bea Cukai, Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum di wilayah Cilacap Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap mendukung penuh salah satu program Bea Cukai, yaitu Gempur Rokok llegal. Koordinasi antara Pemda, Bea Cukai, dan APH di wilayah Cilacap dalam rangka pemberantasan rokok illegal yang sudah berjalan dengan baik, merupakan salah satu implementasi dari pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di bidang penegakan hukum, yang meliputi

pembentukan Satgas Pemberantasan Rokok llegal, operasi pasar bersama, pengumpulan informasi peredaran rokok illegal, dan sosialisasi ketentuan di bidang cukai ke masyarakat.

Selain kegiatan di bidang penegakan hukum, DBHCHT juga digunakan untuk kegiatan di bidang kesehatan dan bidang kesejahteraan masyarakat.

Adapun Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Cilacap, M. Irvan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejak awal tahun hingga Juli 2023, pihaknya telah berhasil mengamankan lebih dari 1,7 juta batang rokok tanpa pita cukai. Potensi kerugian negara akibat tindakan ilegal ini diperkirakan mencapai Rp 1,6 milyar. Dalam proses pemusnahan ini, terdapat 827.000 batang rokok ilegal senilai lebih dari Rp 800 juta dan ratusan botol minuman keras (miras) yang merupakan hasil operasi tahun sebelumnya. Rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar, sedangkan miras dimusnahkan dengan cara isi minuman dibuang dan botol dipecahkan.

Bahwa Unsur cukai dalam sebatang rokok nilainya 50 persen, ditambah pajak totalnya 70 persen. Jadi potensi kerugian negara atas peredaran rokok ilegal ini sangat besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *